Hari Rabu, 1 Sept 2010 saya bertemu Agung Webe di sebuah kedai makan di kawasan jalan Kartini Bekasi. Berhubung sejak sore saya ada pertemuan lain dan untuk beberapa hari ke depan Agung Webe harus melakukan perjalanan ke luar kota maka meskipun mendekati tengah malam pertemuan tetap kami lakukan. Sekitar jam 11 malam sambil menikmati ice cappucino dan kentang goreng hangat kami berdiskusi banyak hal (saat itu tanpa sadar kami ngobrol hingga sekitar jam 1 malam). 
Sebagai salah seorang yang sangat peduli akan pendidikan, Agung Webe telah lebih dari 15 tahun menggeluti dunia pemberdayaan sumber daya manusia. Selain itu juga meluncurkan beberapa produk training untuk melahirkan pribadi yang percaya diri, tangguh, profesional dan mandiri. Serta pula telah menulis 9 buku motivasi dan pengembangan diri.
Salah satu bukunya yaitu Javanese Wisdom telah menjadi kajian dan koleksi di National Library of Australia di Canbera.

Sebagai salah seorang yang sangat peduli akan pendidikan, Agung Webe telah lebih dari 15 tahun menggeluti dunia pemberdayaan sumber daya manusia. Selain itu juga meluncurkan beberapa produk training untuk melahirkan pribadi yang percaya diri, tangguh, profesional dan mandiri. Serta pula telah menulis 9 buku motivasi dan pengembangan diri.
Salah satu bukunya yaitu Javanese Wisdom telah menjadi kajian dan koleksi di National Library of Australia di Canbera.


